Menu

Biaya Cabut Berkas Motor ​: Syarat dan Prosedur

Diperbarui: 14 November 2019 oleh MotoMobi

Lagi cari informasi tentang Biaya Cabut Berkas Motor lengkap dengan syarat dan prosedur ?

Kebetulan artikel kali ini akan membahas tuntas seputar Biaya Cabut Berkas Motor loh.

Kepemilikan surat kendaraan memang sangat diperlukan. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah nama yang tertera di surat kendaraan sesuai dengan pemiliknya atau tidak. Bagi yang belum sesuai tentu bisa mengurus mutasi ke pihak yang bersangkutan.

Berikut ini penjelasan mengenai syarat mutasi motor, prosedur, dan biaya cabut berkas motor yang perlu diketahui.

Biaya Cabut Berkas Motor

Biaya Cabut Berkas Motor

Syarat Mutasi Motor

Nah sebelum mengetahui berapa biaya cabut berkas motor, hendaknya mengetahui terlebih dahulu apa saja syarat yang diperlukan untuk mutasi motor.

Beberapa syarat yang dipenuhi untuk mutasi motor, antara lain sebagai berikut.

1. Kelengkapan Surat

Salah satu yang perlu dibawa adalah kelengkapan surat kendaraan yaitu STNK dan BPKB. Untuk STNK dan BPKB diharapkan membawa yang asli dan fotocopy. Hal ini bertujuan agar pencocokan data bisa dilakukan dengan lebih mudah.

Tentu saja kelengkapan surat sangat dibutuhkan agar proses cabut berkas bisa dilakukan lebih mudah dan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.

2. Identitas Pemilik

Tidak hanya STNK dan BPKB motor, syarat lain yang harus terpenuhi adalah adanya berkas identitas dari pemilik motor. Dalam hal ini yaitu KTP baik yang asli maupun fotocopy agar tidak terjadi manipulasi data dan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Identitas sendiri digunakan untuk croscheck data dan digunakan sebagai identitas balik nama pada surat kendaraan yang ingin dimutasi.

3. Kwitansi Pembelian Motor

Setiap pembelian barang tentu diberikan bukti pembelian berupa kwitansi pembelian motor. Bawalah kwitansinya saat akan melakukan pencabutan berkas dan mutasi yang ditandatangani di atas materai Rp 6.000,-.

Selain yang asli, jangan lupa juga untuk menyertakan yang sudah difotocopy. Kwitansi pembelian motor tentu saja dibutuhkan untuk mengecek kapan motor dibeli,

4. Berkas Lain yang Dianggap Penting

Untuk pencabutan berkas yang dilakukan oleh badan hukum harus dilengkapi dengan beberapa berkas pendukung. Beberapa diantaranya yaitu salinan akte pendirian dan keterangan domisili.

Tidak hanya itu, juga harus dilampirkan surat kuasa dengan materai Rp 6.000,- yang sebelumnya sudah ditandatangani oleh pemimpin badan hukum dan distempel oleh badan hukum yang bersangkutan.

5. Surat Tugas dengan Materai

Jika mutasi motor dilakukan oleh instansi pemerintah, maka harus ada surat tugas yang sudah dilengkapi dengan materai Rp 6.000,-. Surat tugas juga harus ditandatangani oleh pemimpin instansi yang bersangkutan dan harus dilengkapi dengan stempel asli.

Hal ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa surat tugas yang dibawa bersifat legal dan atas sepengetahuan dari instansi pemerintah. Dengan begitu maka proses cabut berkas motor bisa berjalan dengan baik.

Bagaimana Prosedur Mutasi Motor?

Setelah mengetahui syarat-syarat mutasi motor, selanjutnya adalah mengetahui bagaimana prosedur mutasi motor itu sendiri. Prosedur yang perlu dilakukan cukup mudah dan sangat sederhana. Berikut ini beberapa prosedur cabut berkas motor yang perlu diketahui, antara lain sebagai berikut ini.

1. Datang ke Samsat

Yang paling pertama dilakukan untuk cabut berkas motor tentu saja datang ke kantor samsat sesuai dengan plat nomor yang terdaftar sekarang. Sebagai contoh, jika memakai plat nomor Jakarta, berarti harus datang ke kantor samsat yang ada di wilayah Jakarta.

Untuk lokasi kantor samsat memang harus sesuai dengan plat nomor yang tercantum karena berkenaan dengan data yang dimiliki oleh samsat.

2. Melakukan Registrasi

Begitu tiba di samsat, selanjutnya adalah melakukan registrasi dengan menyerahkan BPKB motor serta KTP pemilik ke loket yang sudah disediakan.

KTP nya harus sesuai dengan domisili kepemilikan yang baru. Pada proses ini, pemilik kendaraan harus menyerahkan berkas yang diperlukan untuk proses pendataan pada mutasi motor hari itu.

3. Cek Fisik Motor

Pengecekan fisik motor juga perlu dilakukan untuk menggesek dan memeriksa nomor rangka dan nomor mesin.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah sesuai dengan yang tertera di surat atau tidak. Selanjutnya kembali ke bagian mutasi dan menyerahkan syarat-syarat yang sudah diminta sebelumnya.

4. Menyerahkan Semua Berkas Yang Diperlukan

Setelah melakukan pengecekan motor, selanjutnya adalah kembali ke loket mutasi untuk menyerahkan semua berkas yang diperlukan. Diantaranya fotocopy berkas-berkas yang penting seperti STNK, BPKB, dan KTP. Disarankan untuk mempersiapkan setidaknya 2 atau 3 rangkap fotocopy.

Berkas-berkas tersebut akan dikembalikan apabila proses cek fisik sudah selesai dilakukan.

5. Mengisi Formulir Yang Tersedia

Pemilik kendaraan akan diarahkan ke bagian fiskal oleh petugas samsat. Di sana akan diminta untuk mengisi formulir yang sudah disediakan. Isilah formulir yang tersedia sesuai dengan data yang benar dan tunggu hingga dipanggil oleh petugas.

Apabila sudah dipanggil, pemilik kendaraan akan diminta melakukan pembayaran di bagian kasir. Apabila ada pajak yang belum dibayar, maka pemilik kendaraan wajib melunasinya terlebih dahulu.

Ketahui Besaran Biaya Cabut Berkas Motor

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, berapa sebenarnya biaya cabut berkas motor atau mutasi motor. Nah setelah menyiapkan berkas untuk proses mutasi, maka selanjutnya adalah mempersiapkan biaya yang diperlukan untuk proses mutasi.

Berikut ini rincian biaya cabut berkas motor yang bisa dipersiapkan sebelum pergi samsat, antara lain :

1. Cek Fisik

Setelah melakukan pendaftaran, pemilik kendaraan akan diarahkan untuk melakukan cek fisik. Pada proses ini pemilik kendaraan juga diminta untuk mengisi formulir.

Tidak perlu khawatir karena cek fisik ini gratis dengan estimasi waktu pelayanan setidaknya 15 menit.

2. Pengesahan Cek Fisik

Setelah selesai proses cek fisik, maka kemudian dilakukan pengesahan cek fisik. Pada pengesahan cek fisik ini dilakukan penyetempelan dan pengecekan keaslian nomor rangka dan mesin hasil gesek rangka dan mesin.

Pemilik kendaraan tidak perlu khawatir karena lagi-lagi pada proses ini tidak dikenakan biaya alias gratis. Untuk pengecekannya sendiri membutuhkan waktu pelayanan setidaknya 5 menit.

3. Cek Fiskal Dan Pembayan Tunggakan Pajak

Pada cek fiskal, pemilik kendaraan akan diminta untuk menyerahkan semua berkas beserta salinannya dan mengisi formulir yang sudah disediakan. Untuk biayanya sendiri gratis dengan estimasi pelayanan sekitar 10 menit.

Kemudian pemilik akan diarahkan untuk ke kasir dan membayar tunggakan pajak jika memang ada yaitu sebesar Rp 250.000,- dengan estimasi pelayanan sekitar 5 menit.

Jika sudah maka pemilik kendaraan akan diminta untuk menunjukkan bukti pembayaran dan pengambilan berkas untuk kemudian diserahkan ke loket mutasi. Pada proses ini sama dengan sebelumnya tidak dikenakan biaya sama sekali atau gratis.

Setelah itu, pemilik kendaraan akan diminta untuk menunjukkan berkas mutasi dan dicarikan arsip kartu induk kendaraan. Pada proses ini dikenakan biaya sebesar Rp 10.000,- dengan estimasi pelayanan sekitar 5 menit.

4. Pengambilan Berkas

Dari loket mutasi, semua berkas akan diserahkan kepada pihak yang bersangkutan dan pemilik kendaraan akan diberikan surat jalan. Bukti berupa surat jalan tersebut juga sekaligus digunakan untuk mengambil berkas. Pada proses ini, tidak dipungut biaya.

Proses cabut berkas di samsat sendiri membutuhkan waktu setidaknya hingga 2 minggu kerja untuk kemudian berkasnya bisa diambil.

 

 

Share This Post
Kategori:
Tips Otomotif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *