Menu

Langkah Cara Balik Nama Motor : Syarat, Biaya

Diperbarui: 11 November 2019 oleh MotoMobi

Setelah selesai melakukan transaksi jual beli hal yang harus dilakukan oleh pemilik kendaraan yang baru adalah melakukan proses balik nama motor tersebut. Cara balik nama motor ada prosedur yang harus dilakukan beserta persyaratannya.

Supaya tidak mondar-mandir salah dalam pengurusan balik nama ada baiknya mengetahui langkah-langkahnya

Pentingnya Balik Nama

Banyak dari masyarakat masih menyepelekan balik proses balik nama setelah memiliki motor baru yang dibeli second. Biasanya alasan yang memberatkan adalah biaya dan waktu.

Alasan lainnya karena ada pandangan tidak perlu segera karena secara hak sudah berpindah dan sudah ada perjanjian jual beli serta kwitansi pembayaran.

Sebaiknya jangan disepelekan untuk segera balik nama, karena apabila terlalu lama ada keadaan yang justru dapat menyulitkan pembeli motor baru tersebut.

Misalnya saja saat mau pembayaran pajak dan ganti plat nomor. Dalam prosesnya membutuhkan KTP dari pemilik motor tersebut.

Apabila motor belum dibalik nama maka pemilik baru harus meminta bantuan pemilik lama dengan meminjam KTPnya. Akan tetapi kita tidak bisa menjamin apakah pemilik lama masih dapat ditemui.

Bisa saja selang beberapa waktu pemilik lama sudah pindah rumah, atau meninggal dunia. Tentu mengurusnya akan menjadi lebih merepotkan.

Tidak perlu khawatir masalah biaya, karena biaya balik nama itu tidak banyak.

Selain itu untuk masalah waktu sebenarnya tidak akan memakan terlalu lama apabila sudah memahami syarat dan langkah-langkahnya sehingga tidak harus berkali-kali mondar-mandir mengurus berkas.

Dokumen Syarat Mengurus Balik Nama Motor

Cara Balik Nama Motor

Cara Balik Nama Motor

Hal yang paling mendasar sebelum memahami cara balik nama motor adalah memahami dokumen yang disiapkan. Syarat-syarat ini perlu disiapkan di awal agar mengurusnya lebih cepat.

Dokumen syarat untuk mengurus perubahan kepemilikan motor sebenarnya tidak terlalu banyak. Siapkan saja STNK dan BPKB motor yang hendak dibalik nama, KTP pemilik baru, Kwitansi pembelian motor dan hasil pengecekan fisik kendaraan.

Kwitansi pembelian itu harus yang sudah tertandatangani dengan materai. Sedangkan berkas hasil pengecekan fisik bisa didapatkan dengan melakukan tes fisik di SAMSAT.

Cek fisik tidak harus dimiliki sebelumnya. Pada nantinya bisa didapat pada tahap test fisik.

Semua dokumen di atas difotokopi, lalu fotokopinya dijadikan satu bendel. Sedangkan berkas yang asli dibawa terpisah.

Biaya Balik Nama Motor

Setelah menyiapkan persyaratan di atas sebaiknya menyiapkan dana yang dibutuhkan untuk proses pengurusan balik nama motor tersebut.

Ada beberapa pembayaran yang harus dilakukan dengan berbagai keperluannya dan besaran yang berbeda-beda. Biaya-biaya yang diperlukan antara lain.

1. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

Besar bea ini adalah sebesar 2/3 dari besar Pajak Kendaraan Bermotor. Jadi tepatnya bisa dihitung berdasarkan pajak tahun sebelumnya yang ada di lembar belakang STNK motor.

2. Pajak Kendaraan Bermotor

Biasanya besarannya tidak banyak berubah di tahun-tahun sebelumnya. Dapat dilihat di balik STNK motor.

3. Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan

Besarnya biasanya Rp35.000,- untuk kendaraan sepeda motor

4. Biaya Administrasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor

Besar biaya TNKB besarnya sebesar Rp60.000,- untuk sepeda motor

5. Denda keterlambatan Pajak

Ini tidak berlaku bagi semua. Berlaku bagi yang ada keterlambatan saja. Jadi siapkan juga dana tambahan sebesar denda tersebut.

Besarannya total biaya balik nama biasanya sekitar 600 ribu rupiah sampai 750 ribu rupiah tergantung dari daerah dan besar pajak kendaraan bermotor yang sedang diurus.

Langkah-Langkah Cara Balik Nama Kendaraan Bermotor

Setelah menyiapkan seluruh berkas yang dipersyaratkan tersebut, silahkan memulai pengurusan proses balik nama. Perlu diketahui sebelumnya bahwa cara balik nama motor ini ada dua tahap  balik nama STNK dan balik nama BPKB. Balik nama STNK biasnya dilakukan di SAMSAT dan untuk yang BPKB di Polda.

1. Mengurus di SAMSAT

Supaya diperhatikan proses mengurus ke SAMSAT harus sesuai dengan wilayah tempat tinggal pemilik baru. Biasanya ada beberapa wilayah SAMSAT di suatu kota. Di setiap kantor SAMSAT membawahi wilayah-wilayah tertentu. Jadi jangan sampai salah datang di kantor yang salah.

Bagi yang ternyata antara pemilik lama dan pemilik baru berada dalam lingkup wilayah SAMSAT yang berbeda maka perlu melakukan prosedur pencabutan atau perpindahan berkas terlebih dahulu.

2. Tes Fisik Kendaraan

Seperti yang dijelaskan sebelumnya ada persyaratan berkas yang namanya dokumen cek fisik. Dokumen cek fisik ini isinya adalah nomor rangka dan nomor mesin. Tempat cek fisik biasanya ada di kantor SAMSAT.

Sehingga untuk dapat mengurus lebih lanjut sebelum ke loket pengajuan balik nama STNK maka perlu dilakukan cek fisik di samsat tersebut. Waktunya cepat sekitar 5-10 menit, tetapi terkadang yang agak lama ngantrinya. Bergantung jumlah petugas yang melakukan tes fisik.

Setelah mendapatkan lembar cek fisik, jangan lupa pastikan sudah divalidasi di tempat cek fisik tersebut. Serta fotokopi dokumen tersebut dan gabungkan pada dokumen persyaratan lain yang sudah diproses

3. Mendaftarkan Balik Nama STNK Ke Loket

Langkah cara balik nama motor berikutnya adalah dengan mendaftarkan balik nama STNK di loket pengajuan balik nama. Biasanya ada keterangan di setiap loket-loket di SAMSAT. Pilihlah loket yang mewakili balik nama.

Saat di loket tersebut akan diminta menunjukkan berkas-berkas syarat yang dibutuhkan. Apabila belum lengkap biasanya disuruh melengkapi. Apabila sudah lengkap kita akan diberikan formulir untuk diisi.

Setelah mengisi formulir tersebut, serahkan kepada petugas loket yang sesuai beserta kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan tersebut. Dari petugas loket akan didapatkan bukti bahwa permohonan sedang diproses.

Petugas juga akan memberitahu tanggal berapa kita dapat mengambil STNK yang telah dibalik nama. Biasanya jadi antara 2-5 hari kerja.

4. Pengambilan dan Pembayaran Pajak

Pada tanggal yang telah ditentukan STNK dapat diambil. Namun biasanya sebelum mengambil diharuskan membayar pajak kendaraan bermotor terlebih dahulu.

Pembayaran pajak dapat dilakukan di loket pembayaran yang ada tidak jauh dari loket pengambilan. Setelah membayar pajak, kwitansi pembayarannya ditunjukkan untuk mengambil STNK baru yang sudah di balik nama.

5. Proses Mengurus Balik Nama BPKB

STNK baru memang sudah jadi tetapi proses balik nama motor belum selesai. Langkah berikutnya adalah mengurus BPKB di POLDA. Cara balik nama motor di polda memerlukan beberapa berkas yang sudah kita siapkan sebelumnya.

Mulai dari Fotokopi KTP, Fotokopi BPKB, fotokopi hasil tes fisik, fotokopi kwitansi pembelian dan tentu saja BPKB yang asli.

Berkas itu serahkan ke petugas, apabila sudah lengkap akan diberi tanda yang harus dibayarkan ke bank.

Pembayaran bisa dilakukan segera setelah diberi tanda pembayaran tersebut. Setelah terbayarkan akan mendapatkan tanda terima bukti pembayaran dan stiker untuk ditempelkan di formulir nantinya.

6. Pengisian Formulir BBN BPKB

Setelah membayar formulir yang didapatkan dari petugas dapat diisi sesuai dengan sepeda motor yang dibalik nama. Jangan lupa tempelkan stiker yang sudah didapatkan tadi saat pembayaran.

Formulir dan dokumen-dokumen persyaratan diserahkan kepada petugas. Petugas akan memberi tanda terima sebagai bukti bahwa BPKB balik nama sedang diproses.

Biasanya di tanda terima tersebut ada tanggal BPKB baru dapat diambil. Simpan baik-baik tanda terima tersebut untuk proses pengambilan nantinya.

7. Pengambilan BPKB Balik Nama

Tahapan cara balik nama motor yang terakhir adalah mengambil BPKB yang telah dibalik nama. Serahkan tanda terima yang sebelumnya sudah diberikan beserta fotokopi KTP.

Nantinya petugas akan memeriksa kesesuaian dengan arsip mereka. Apabila sesuai BPKB yang sudah dibalik nama sudah bisa diambil.

Demikian ulasan lengkap kita seputar tahapan dan tata Cara Balik Nama Motor Berkendara yang mudah dan benar. Nantikan informasi dan tips otomotif lainnya hanya di Motomobi.id ya

Share This Post
Kategori:
Tips Otomotif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *