Menu

Contoh Surat Kuasa Pengambilan BPKB Motor

Diperbarui: 12 November 2019 oleh MotoMobi

Mengurus BPKB memang cukup mudah. Namun, proses ini membutuhkan waktu lebih dari sehari. Bagi yang bekerja, tentu ini adalah kendala.

Solusinya adalah dengan memberikan kuasa kepada orang lain untuk mengambil BPKB di kantor SAMSAT terdekat menggunakan surat kuasa. Adapun contoh surat kuasa pengambilan BPKB motor berikut ini dapat dijadikan acuan.

Penjelasan Surat Kuasa Pengambilan BPKB Motor

Surat kuasa adalah surat yang digunakan untuk memberikan kuasa kepada seseorang atau badan dalam melakukan sesuatu. Dalam surat kuasa terdapat dua pihak yang biasanya dikenal sebagai pihak pertama sebagai pemberi kuasa dan pihak kedua sebagai penerima kuasa.

Hal itu dilakukan karena pihak pertama berhalangan sehingga tanggung jawab diserahkan kepada pihak kedua.

Beberapa kegiatan membutuhkan surat kuasa karena hal tersebut sangat penting dan tidak bisa diwakilkan.

Surat kuasa diperlukan bagi pihak ketiga, karena yang bersangkutan berhalangan dan menyerahkan kuasanya pada seseorang yang dia percaya. Salah satu contoh paling mudah adalah mengambil BPKB motor.

Contoh Surat Kuasa Pengambilan BPKB Motor

Contoh Surat Kuasa Pengambilan BPKB Motor

Mengapa Membutuhkan Surat Kuasa Pengambilan BPKB Motor

BPKB motor adalah dokumen yang sangat penting bagi setiap pemilik kendaraan. Untuk mengurus BPKB, pemilik kendaraan harus pergi ke kantor samsat.

Namun jika pemilik kendaraan berhalangan hadir, bisa meminta tolong kepada orang yang dipercaya untuk mengambil BPKB motor miliknya. Tentu saja dengan surat kuasa.

Surat kuasa ini sebagai bukti bagi pengurus samsat bahwa pemilik kendaraan benar-benar berhalangan hadir dan meminta tolong kepada orang lain (penerima kuasa).

Pihak kantor samsat tidak lagi bertanggung jawab jika BPKB tersebut kemudian tidak diterima oleh pemilik kendaraan. Kemudian tanggung jawab BPKB tersebut beralih kepada pihak penerima kuasa.

Hal-Hal yang Harus Ada di Surat Kuasa Pengambilan BPKB Motor

Membuat surat kuasa tidak terlalu sulit. Begitu pula dalam surat dalam rangka pengambilan BPKB motor. Formatnya sama dengan surat kuasa seperti biasa. Namun karena menyangkut kendaraan bermotor, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Dalam contoh surat kuasa pengambilan BPKB motor berikut ini akan ditunjukkan hal-hal yang wajib ada.

1. Judul Surat

Hal mendasar yang penting adalah judul surat. Di dunia ini ada berbagai macam surat. Sehingga judul surat ini sangat penting.

Dalam penulisannya, judul surat diletakkan pada bagian paling atas dan dituliskan rata tengah (centered). Penulisan judul surat tidak perlu terlalu besar, yang penting cukup jelas dibaca.

Judul surat berfungsi juga sebagai identitas surat. Dengan adanya judul surat, maka dapat diketahui jenis dan maksud surat tersebut.

Hal ini tidak hanya berlaku untuk surat kuasa, tapi juga beragam jenis surat lain, baik itu surat resmi maupun tidak resmi.

2. Identitas Lengkap Pemberi Kuasa

Hal pertama adalah identitas pemberi kuasa atau biasa disebut juga pihak pertama. Pemberi kuasa dalam hal ini adalah pemilik kendaraan yang berhalangan hadir untuk mengambil BPKB.

Dalam surat kuasa, identitas pemberi kuasa ditulis pada bagian pertama surat dan ditulis selengkap-lengkapnya. Selain itu juga diberikan keterangan bahwa identitas tersebut disebut sebagai pihak pertama.

Penulisan nama juga sebaiknya menggunakan nama lengkap sesuai dengan identitas atau KTP. Selanjutnya diisi dengan tempat dan tanggal lahir serta alamat yang juga sesuai dengan KTP. Bila diperlukan, nomor KTP juga bisa dibubuhkan.

Identitas berikutnya yang harus ada adalah nomor telepon yang dapat dihubungi. Sehingga pihak samsat dapat melakukan konfirmasi apabila diperlukan.

3. Identitas Lengkap Penerima Kuasa

Selanjutnya pada bagian kedua berupa penerima kuasa. Sama halnya dengan pemberi kuasa, identitas penerima kuasa juga harus ditulis selengkap-lengkapnya. Hal ini sangat penting karena penerima kuasa ini adalah orang yang bertanggungjawab terhadap kondisi BPKB setelah nanti diserahkan.

Karena itu, pilihlah orang yang bisa dipercaya untuk menggantikan posisi pengambil BPKB.

Penulisan identitas penerima kuasa juga sebaiknya disamakan dengan pemberi kuasa. Nama ditulis selengkap-lengkapnya sesuai dengan KTP, begitu pula tempat, tanggal lahir, dan alamat.

Nomor telepon juga wajib dibubuhkan karena baik pemberi kuasa maupun pihak samsat dapat melakukan pelacakan setelah BPKB diserahkan. Penulisan identitas kedua belah pihak dituliskan rata kiri.

4. Identitas Kendaraan

Hal yang wajib ada dalam surat kuasa pengambilan BPKB motor adalah identitas kendaraan. Penulisan identitas kendaraan ini penting karena untuk mencegah kekeliruan dalam pengambilan BPKB.

Selain itu, dengan adanya identitas kendaraan ini juga memudahkan baik penerima kuasa maupun petugas samsat saat melakukan proses serah terima BPKB.

Beberapa identitas kendaraan yang harus ada antara lain merek, warna, nomor polisi, nomor rangka, nomor mesin, dan kapasitas mesin. Selain itu, identitas nama pemilik kendaraan yang tertulis di BPKB juga harus dimasukkan ke dalam surat kuasa.

Penulisan identitas kendaraan ini semakin lengkap, semakin sesuai dengan BPKB, semakin baik.

5. Tanda Tangan Bermeterai

Seperti halnya surat yang penting lainnya, surat kuasa untuk pengambilan BPKB motor juga harus dibubuhkan tanda tangan. Kedua belah pihak, baik pihak pemberi maupun penerima kuasa harus bertandatangan di atas meterai senilai Rp6.000,-.

Meterai di sini berfungsi untuk menunjukkan bahwa surat kuasa ini sah dan berkekuatan hukum.

Penulisan nama terang berada di bawah tanda tangan juga harus dituliskan sejelas-jelasnya. Kemudian, tanda tangan harus mengenai meterai yang ditempelkan pada surat.

Dengan ditandatanganinya surat kuasa ini di atas meterai, berarti surat kuasa ini sah dan benar-benar dibuat untuk memberikan kuasa kepada penerima menggantikan pemilik kendaraan.

Contoh Surat Kuasa Pengambilan BPKB Motor

Penulisan surat kuasa juga harus runtut dan jelas sesuai aturan agar bisa disebut surat kuasa yang sah. Dalam menulis juga harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Berikut ini adalah format contoh surat kuasa pengambilan BPKB motor yang dapat dijadikan acuan.


 

SURAT KUASA PENGAMBILAN BPKB MOTOR

yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama                                   : Aditya Rahmana

Tempat/Tanggal Lahir    : Medan, 30 Maret 1970

NIK                                      : 1234567890987654

Pekerjaan                           : Karyawan

Alamat                                : Jalan Soekarno Hatta No. 1, Medan, Kota Medan, Sumatera Utara.

Nomor Telepon                : 081123456789

Selanjutnya disebut pihak pertama

Dengan ini memberikan kuasa kepada:

Nama                                  : Ahmad Abror

Tempat/Tanggal Lahir   : Medan, 05 Mei 1971

NIK                                     : 9876543210123456

Pekerjaan                          : Wiraswasta

Alamat                               : Jalan Ahmad Yani No. 2, Medan Utara, Kota Medan, Sumatera Utara

Nomor Telepon               : 081234567890

Selanjutnya disebut pihak kedua.

Melalui surat kuasa ini, pihak pertama memberikan kuasa kepada pihak kedua untuk melakukan pengambilan BPKB karena pihak pertama sedang dirawat di rumah sakit. Adapun BPKB kendaraan yang dimaksud adalah kendaraan dengan identitas sebagai berikut:

Atas Nama Pemilik Kendaraan   : Resky Aditya Kurniawan

Merk Motor                                     : Honda Beat

Warna Kendaraan                          : Putih

Kapasitas Mesin Kendaraan        : 110 cc

Tahun Keluaran                             : 2019

Nomor Rangka                               : 123456789

Nomor Mesin                                 : A1B2C34567

Nomor Polisi                                  : H 2019 ABD

Demikian surat kuasa ini dibuat dalam keadaan sadar tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Semoga surat kuasa pengambilan BPKB motor ini dapat digunakan sebenar-benarnya sebagaimana mestinya. Atas perhatian Bapak/Ibu saya sampaikan terima kasih.

Medan, 31 Oktober 2019

Pihak Pertama,                                                 Pihak Kedua,

(METERAI 6000)

(Resky Aditya Kurniawan)                                 (David Nurcahyo)

 


 

Demikian artikel seputar surat kuasa pengambilan BPKB Motor yang tidak bisa langsung anda ambil dan ingin diwakilkan kepada orang lain. Nantikan informasi dan tips otomotif menarik lainnya hanya di Motomobi ya. Semoga Bermanfaat~

Share This Post
Kategori:
Tips Otomotif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *